Wishnutama Imbau Dinas Pariwisata Bersiap Hadapai Lonjakan Wisata

Wishnutama Imbau Dinas Pariwisata Bersiap Hadapai Lonjakan Wisata

Menteri Pariwisata Kodekan Kesiapan Lonjakan Wisata

Dinas – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio mengimbau ke seluruh kepala dinas pariwisata untuk optimistis dan bersiap menghadapai proyeksi lonjakan sektor pariwisata pasca Pnademi COVID-19 berakhir.

“Karena itu kita harus tetap optimistis. Kita harus menyiapkan destinasi untuk mendapatkan potensi pariwisata yang ada,” kata Wishnutama dikutip dari laman resminya, Minggu (19/4).

Dia mendorong dinas pariwisata di daerah agar dapat membenahi destinasi yang ada di wilayahnya, serta semakin agresif dalam menerapkan prinsip pembangunan pariwisata berkelanjutan (resilience, sustainable, dan responsible).

Baca juga : AirAsia Siap Buka Kembali

Serta sesuai dengan kondisi ‘new normal’ pasca-Covid-19 sesuai prinsip hygiene dan sanitasi yang prima, menawarkan pengalaman lokal yang unik, hingga manajemen pengunjung yang baik sehingga tidak terjadi penumpukan (over crowded).

Terkoordinasi dengan Baik

Pihaknya wa live22 juga tengah berkoordinasi dengan stakeholder pariwisata untuk mempersiapkan lonjakan wisatawan dengan membuat paket wisata yang menarik. Sehingga setelah masa pandemi ini selesai, pihaknya bisa langsung gencar melakukan promosi baik di dalam atau luar negeri.

“Tentunya sebagai langkah awal menggerakkan wisatawan nusantara dengan membuat paket wisata yang menarik. Kami juga sudah berkomunikasi dengan Garuda Indonesia (airlines) untuk membuat paket-paket menarik. Nanti setelah pandemi selesai kita siap menyambut wisatawan,” imbuhnya.

Semenatar Wakil Menteri Periwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo meminta dinas Periwisata di daerah juga aktif menyosialisasikan kebijakan pemerintah yang dapat dimanfaatkan oleh pengusaha dan pekerja parekrf di derah terkait COVID-19.

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Putu Astawa menjelaskan,pihaknya sedang mempersiapkan langkah-langkah saat fase recovery di Bali. Pihaknya akan mempromosikan kearifan lokal bukan fokus pada mengundang turis untuk datang.

“Jika Juni sudah bisa recovery, akan dilakukan koordinasi dengan seluruh stakeholder. Kami akan mengundang blogger, influencer, dan dubes dari sejumlah negara fokus pasar untuk bekerja sama. Setelah fase normalisasi, kami akan tindak lanjuti dengan menggelar festival-festival. Untuk Bali kami optimistis Juni sudah mulai bangkit,” katanya.

Sumber : merdeka.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *