Penemu Uang di KAI Diangkat Pegawai Tetap

Penemu Uang di KAI Diangkat Pegawai Tetap

Penemu Uang di KAI Diangkat Pegawai Tetap

Penemu Uang di KAI Diangkat Pegawai Tetap – Dua petugas KRL, Egi Sandi dan Mujenih memperolah sejumlah penghargaan dari perusahaan pelat merah. Penghargaan itu diberikan atas aksinya mengembalikan uang Rp 500 juta yang ditemukannya.
Salah satu ‘kado’ yang diterima mereka ialah pengangkatan sebagai karyawan tetap di PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) anak usaha PT KAI (Persero).

“Penghargaan yang diberikan kepada Saudara Egi dan Mujenih sebagai apresiasi kami, sekaligus penghormatan atas kejujuran dan amanah yang mereka dilakukan saat bekerja. Ini cermin nyata sebuah akhlak yang dicontohkan teman-teman yang bertugas di barisan paling depan dan berhubungan dengan konsumen,” kata Menteri BUMN Erick Thohir seperti disiarkan secara online, Senin.

PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mengangkat seorang petugas pengawalan KRL dan seorang petugas kebersihan yang menemukan uang sebesar Rp500 juta di kereta pada 6 Juli 2020, menjadi karyawan tetap.

Egi merupakan petugas pengawalan KRL dan Mujenih petugas kebersihan KLR yang menemukan uang tersebut dalam kantong plastik hitam di dalam gerbong kereta di Stasiun Bogor. Kedua orang tersebut merupakan karyawan paruh waktu.

“Saya bersyukur sekali dengan semua penghargaan ini, terutama diangkat jadi pegawai tetap. Keluarga saya pasti senang sekali dan bangga,” kata Egi, melalui siaran virtual Senin.

“Saya gak nyangka apa yang saya lakukan dihargai sebesar ini. Sekali lagi terima kasih. Waktu itu, saya langsung bawa saja (uang) ke kantor Stasiun Bogor karena saya gak ada niat ngambil, memang bukan hak saya,” kata Mujenih seraya bersyukur.

Selain itu, bantuan yang diberikan kepada dua petugas itu antara lain dari Bank BRI memberikan bantuan Asuransi Davestera (DanaInvestasi Sejahtera) yang merupakan gabungan dari asuransi perlindungan jiwa, proteksi dan investasi dengan nilai uang pertanggungan per orang hingga Rp 500 juta.

Ini sebagai bentuk penghargaan dari Kementerian BUMN

Dalam sambutannya, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk penghormatan atas kejujuran dan amanah yang dilakukan oleh kedua orang tersebut saat bekerja.

“Ini cermin nyata sebuah akhlak yang dicontohkan teman-teman yang bertugas di barisan paling depan dan berhubungan dengan konsumen. Hal ini harus menginspirasikan kita semua yang bekerja sebagai pengambil kebijakan di level atas atau manajerial,” ujarnya.

Tindakan Egi dan Mujenih sesuai SOP KCI dan KAI

Direktur Utama PT KCI Wiwik Widayanti mengatakan apa yang dilakukan oleh Egi dan Mujenih sudah sesuai dengan standard operational procedure (SOP) dari PT KAI dan PT KCI. Menurut Wiwik, setidaknya ada ratusan barang dalam sebulan yang dilaporkan petugas melalui layanan lost and found.

“Barang-barang penumpang yang tertinggal di dalam kereta dan ditemukan oleh Petugas
dicatat dalam sistem lost and found PT KCI yang memang terhubung dengan 80 stasiun KRL,” kata dia.

“Jika barang tersebut tidak diambil oleh pemiliknya hingga lebih dari dua bulan, tetapi masih layak pakai, seperti pakaian, perkakas atau tempat makan maka akan disumbangkan ke panti asuhan dan Yayasan yang membutuhkan,” lanjutnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT KAI, Didiek Hartantyo menyampaikan rasa terima kasih kepada Menteri BUMN dan sejumlah perusahaan BUMN lain, yang memberikan apresiasi kepada Egi dan Mujenih.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri BUMN atas apresiasi yang di berikan kepada Egi dan Mujenih, tentu ini menjadi motivasi besar 5000 lebih frontliner di KCI/KAI yang siap melayani masyarakat dengan Integritas yang tinggi”, ujarnya.