Lima Planning Mendasar yang Wajib Diperhatikan saat Mulai Bisnis dari Nol

Lima Planning Mendasar yang Wajib Diperhatikan saat Mulai Bisnis dari Nol - Lima Planning Mendasar yang Wajib Diperhatikan saat Mulai Bisnis dari Nol

Lima Planning Mendasar yang Wajib Diperhatikan saat Mulai Bisnis dari Nol

Salah satu passion yang tengah banyak di gandrungi oleh millennial dan juga Gen Z adalah bisnis. Apalagi di era yang sekarang ini dan dalam masa pandemi saat ini, kesadaran akan pentingnya dunia digital untuk pengembangan diri semakin canggih.

Mereka, millennial dan juga Gen Z harus tahu betul dengan passion yang mereka miliki dan juga peluang untuk mengembangkan diri mereka.

Akan tetapi, melansir dari honolulucleancities.org tidak jarang dari mereka dan mungkin juga kamu yang baru mulai masih bingung harus bagaimana untuk memulai, termasuk dalam hal bisnis ini. Tidak perlu khawatir, berikut ini lima planning bisnis buat kamu yang baru mulai. Yuk, langsung check this out!

1. Apa yang bakal kamu jadikan sebagai bisnis?

Poin pertama dan utama dalam mempersiapkan bisnis untuk kamu yang baru mulai berbisnis adalah menentukan apa yang akan kamu jadikan sebagai bisnis. Kalau masih bingung, coba amati lebih dulu apa yang saat ini tengah menjadi tren di sekitarmu.

Mungkin dari segi pakaian, makanan, bahkan hingga hal-hal yang berkaitan dengan jasa seperti hand lettering, photography, atau editing. Kamu juga bisa mencari ide-ide bisnis yang lainnya di berbagai platform digital, misalnya dengan menganalisis apa yang sedang hangat di perbincangkan di media sosial.

2. Siapa sasaran dalam pemasaran bisnismu?

Selanjutnya sebagai contoh di kutip dari bellasbreakfastlunch.com, misalnya kamu memilih hand lettering sebagai bisnismu. Dengan demikian kamu bisa menjadikan teman-teman sekolah, kuliah, dan millennial kekinian lainnya sebagai sasaran pemasaran produk bisnis kamu ini. Mulailah dengan membuat beberapa contoh hasil hand lettering karyamu dan tawarkan pada mereka.

Ada banyak ide tulisan yang bisa kamu jadikan inspirasi menulis dalam hand lettering buatanmu, mulai dari nama, ucapan selamat ulang tahun, sampai kalimat wedding greetings sebagai kado pernikahan. Agar makin cantik dan estetik, kamu bisa menaruh hand lettering itu ke dalam bingkai foto.

3. Berapa target penjualanmu?

Untuk kamu yang baru mulai, coba pikirkan terlebih dahulu menghasilkan omzet atau hasil penjualan yang tidak terlalu banyak. Setelah kamu tentukan seberapa banyak target penjualanmu dan berapa harga barang/jasamu, bandingkan dengan harga barang lain yang serupa.

Usahakan harga milikmu tidak beda jauh dengan harga yang lain, atau kasarnya jangan membuat harga yang jomplang seperti terlalu mahal atau sangat murah. Kalau kamu masih bingung harus membandingkan harga di mana, kamu juga bisa mencari dari berbagai platform di dunia digital.

Namun, perlu di ingat bahwa tidak semua apa yang kita rencanakan dapat terlaksana denagn baik seperti yang kita bayangkan. Jadi, jangan patah semangat saat penjualanmu belum bisa memenuhi ekspektasi, kamu dapat membuat sebuah evaluasi untuk bisnismu ke depannya.

4. Bagaimana cara kamu menyediakan barang atau jasa itu?

Selanjutnya yang perlu di perhatikan, apakah kamu akan memproduksi sendiri atau mungkin bakal memilih untuk menjadi distributor saja? Jika modal yang kamu miliki masih belum cukup dan juga mungkin kamu masih bingung bisa mendapatkan produk dari mana, kamu bisa menjadi reseller atau dropshipper dari produsen atau toko yang lebih dulu menjualnya.

Namun, jika modal yang kamu miliki di rasa cukup, kamu bisa langsung memulai dengan membeli berbagai alat dan bahan untuk memproduksi sesuatu yang akan kamu jadikan sebagai bisnis. Selain itu, kamu juga bisa mencicilnya sedikit demi sedikit berbagai kebutuhan modal hingga semuanya terkumpul.

5. Di mana kamu akan menjualnya?

Yang terakhir sebelum kamu memulai untuk menjual produkmu, kamu harus menentukan lebih dulu di mana kamu akan menjual produkmu. Apakah kamu akan menjalankan bisnis melalui offline atau online? Di mana pun kamu menjalani bisnis, pastikan kamu memberikan pelayanan yang terbaik dan kenyamanan untuk semua pelangganmu ya.

Saat kamu berniat melakukan bisnis, baik secara offline maupun online, kamu dapat mulai menawarkan produkmu pada orang-orang terdekat di sekitarmu. Kamu juga bisa memberikan pelayanan lebih pada mereka saat peluncuran pertama produkmu, misalnya dengan mengadakan promo dan diskon pada produk yang kamu tawarkan.

Tentunya, selain kelima poin penting di atas, masih ada berbagai poin penting lainnya yang juga harus kamu lakukan. Niat yang mantap dan tekad yang kuat harus ada dalam dirimu saat memulai untuk melakukan sesuatu, seperti bisnis. Gak cuma itu, saat kamu sudah melakoni bisnis tersebut, kamu juga harus memerhatikan kewajiban lainnya seperti belajar dan lain sebagainya.