Iklan Pornografi di Situs Belajar Daring Sudah Dihapus

Iklan Pornografi di Situs Belajar Daring Sudah Dihapus

Iklan Pornografi di Situs Belajar Daring Sudah Dihapus

Iklan Pornografi di Situs Belajar Daring Sudah Dihapus, – Sebuah video situs belajar daring viral di aplikasi percakapan. Situs tersebut viral karena memuat konten iklan pornografi. Adanya iklan pornografi itu pun dibenarkan oleh Dinas Pendidikan (Dispendik).

Saat membuka situs tersebut akan terlihat dua kalimat yang mengumumkan bahwa iklan tersebut sudah dihapus. Dihapusnya iklan dari blog pembelajaran online itu agar lebih pantas dibaca siswa SD.

“Agar lebih bersahabat dan pantas untuk dibaca oleh anak-anak usia sekolah dasar, maka iklan di blog ini sengaja dihapus. Mohon maaf dan terima kasih atas kritik dan sarannya,” tulis dalam situs pembelajaran online itu.

SBOTV merupakan salah satu media belajar yang direkomendasikan oleh Dispendik Surabaya. Maka, pihaknya mengimbau kepada orang tua untuk mendampingi dan memastikan bahwa anak-anak melaksanakan kegiatan belajar bersama guruku melalui link sbo.co.id, TV atau YouTube.

“Hal ini untuk menghindari anak mengakses dari link lain yang berpotensi disisipi iklan tidak layak anak,” imbaunya.

Sebelumnya, iklan pornografi itu dibenarkan oleh Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya.

“Saya juga sudah mengecek, saya buka sumbernya dari gurubp.com ternyata memang iklannya tidak pantas semua. Saya rasa perlu disarankan agar tidak membuka web tersebut. Mohon maaf sebelumnya,” kata Sementara Kepala Bidang Guru dan Bidang Pendidikan Dispendik Surabaya Mamik Suparmi.

“Mohon orang tua tidak membuka web gurubp.com. Itu bukan web dinas pendidikan Kota Surabaya,” tambahnya.

Mamik membantah jika situs tersebut untuk belajar daring siswa Surabaya. Bahkan, dia mengatakan website tersebut tidak resmi.

“Sudah diklarifikasi tiga hari yang lalu. Itu bukan dari Surabaya, itu website tidak resmi dari website gurubp.com,” ujarnya.

Selain itu, Mamik menegaskan, jika website tersebut bukan dari guru Dispendik Surabaya. Pihaknya memastikan telah mengecek situs.

“Itu bukan guru kita, bukan guru yang di SBO juga. Sudah kami cek dan juga bukan web SBO. Jadi tidak ada kaitannya dengan SBO dan daring Dinas Pendidikan Kota Surabaya,” pungkas Mamik.