Harga Emas Rp895 Ribu per Gram, Turun Lagi!

Harga Emas Rp895 Ribu per Gram, Turun Lagi!

Harga Emas Rp895 Ribu per Gram

Harga Emas Rp895 Ribu per GramHarga emas dari PT Aneka Tambang Tbk (Antam) turun Rp3.000 menjadi Rp895 ribu per gramnya. Pada perdagangan sebelumnya, harga emas Antam berada di posisi Rp 898 ribu per gram.

Baca juga : Fasilitas Baru Hadapi New Normal di Bandara Soetta

Demikian pula harga buyback emas Antam turun Rp 3.000 menjadi Rp 784 ribu per gram. Harga buyback ini adalah jika Anda menjual emas, Antam akan membelinya di harga Rp 784 ribu per gram.

Saat ini, Antam menjual emas dengan ukuran mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram. Hingga pukul 08.48 WIB, mayoritas ukuran emas Antam masih tersedia.

Rincian Harga Emas

  • Pecahan 0,5 gram Rp 477.500
  • 1 gram Rp 895.000
  • 2 gram Rp 1.730.000
  • 3 gram Rp 2.570.000
  • 5 gram Rp 4.255.000
  • 10 gram Rp 8.445.000
  • 25 gram Rp 20.987.000
  • 50 gram Rp 41.895.000
  • 100 gram Rp 83.712.000
  • 250 gram Rp 209.015.000
  • 500 gram Rp 417.820.000
  • 1.000 gram Rp 835.600.000.

Harga Emas Naik Tipis

Harga Emas akhirnya naik tipis di perdagangan pada hari Selasa. emas sempat naik turun karena kekhawatiran atas wabah virus corona baru di China membalas tekanan dari lonjakan Wall Street didorong oleh rekor kenaikan penjualan ritel AS dan optimisme terhadap obat COVID-19.

Dikutip dari laman CNBC, Rabu (17/6/2020), harga emas di pasar spot naik 0,09 persen menjadi USD 1,726,17 per ounce. Emas berjangka AS naik 0,5 perse pada USD 1,736.50.

Mengangkat keprihatinan atas pandemi, pemerintah kota Beijing pada hari Selasa menaikkan tingkat tanggap darurat COVID-19 menjadi II dari III, menurut media pemerintah.

“Harga emas memperoleh sentimen setelah Beijing tiba-tiba memperketat langkah-langkah, dengan sekolah ditutup dan orang-orang disarankan untuk tidak meninggalkan kota kecuali diperlukan,” kata Alex Turro, ahli strategi pasar di RJO Futures.

Ini membawa penurunan awal untuk emas sebagai safe-haven. Wall Street melonjak setelah laporan Departemen Perdagangan menunjukkan penerimaan ritel secara keseluruhan naik 17,7 persen bulan lalu, kenaikan terbesar dalam catatan.

Kasus dari Virus Corona

Ekuitas juga mendapat dukungan dari data yang menunjukkan penurunan angka kematian COVID-19 dalam uji coba obat steroid generik.

“Setiap kali harga emas turun, tampaknya investor melihatnya sebagai peluang membeli,” kata kepala analis ActivTrades, Carlo Alberto De Casa dalam sebuah catatan.

Kasus virus corona global mencapai lebih dari 8 juta pada hari Senin, ketika infeksi melonjak di Amerika Latin dan Amerika Serikat.

“Fundamental untuk emas kuat, mengingat lingkungan suku bunga rendah dan ketidakpastian atas pandemi,” kata RJO Futures, Bob Haberkorn.

Menambah daftar langkah-langkah stimulus bank sentral global, Bank of Japan mengatakan pihaknya diharapkan untuk memompa sekitar 110 triliun yen (USD 1 triliun) melalui operasi pasar dan fasilitas pinjaman.

Suku bunga yang lebih rendah mengurangi biaya peluang memegang emas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *