Dongkrak Sektor Pariwisata, RI Siap Sambut Turis

Dongkrak Sektor Pariwisata, RI Siap Sambut Turis

RI Siap Sambut Wisman

Dongkrak – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar menegaskan sektor pariwisata menjadi salah satu yang diperhatikan saat wabah corona sedang terjadi si Tanah Air. Pariwisata menjadi salah satu yang terdampak parah lataran tidak adnya kegiatan ekonomi.

Untuk itu, pemerintah telah bersiap untuk menyambut turis asing sudh memiliki hasrat untuk berlibur setelah wabah corona selesai.

“Ya sektor pariwisata jadi perhatian serius kita. Kalau Tiongkok recovery cepat, Korea Selatan misalnya, Jepang dalam 1-2 bulan ini berarti turis mereka ingin keluar tuh (berlibur). Kita siapin mana daerahnya. Misalnya Bali kita cepetin mereka, supaya bisa bagus,” ujarnya dalam video conference, Selasa (14/4) kemarin.

Baca juga : BI Suntik Bank Umum Rp102 Triliun

Persiatamk Insentif Pariwisata

Luhut menyampaikan bahwa sudah ada 1.000 hotek yang mengalami perlambatan bisnis dan telah berhenti untuk sementara waktu. Melihat kondisi tersebut pemerintah daftar poker tanpa rekening tengah mempertimbangkan insentif untuk bagian sektor oariwisata.

“Pemerintah akan melihat bunganya dihilangkan berapa lama atau gimana sedang dihitung. Industri cepat bangkit, pariwisata jadi perhatian kita. Karena jumlah pekerjanya belasan juta orang,” tegasnya.

Jumlah Kunjungan Wisman Menurun

Maraknya jenis corona baru di dunia termasuk Indonesia membuat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara turun dengan signifikan. Badan Pusat Statistik mencatat bahwa jumlah kunjungan wisman pada Februari 2020 sebesar 885,1 ribu orang. Jumlah itu menurun dibanding bulan sebelumnya yang sebesar 1,27 juta orang.

Berdasarkan pintu masuk, sebanyak 558,9 ribu wisman atau 63 persen masuk lewat pintu masuk udara, lalu 208,5 ribu wisman (24 persen) lewat jalur laut dan 117,7 ribu wisman (13 persen) lewat jalur darat.

Untuk pintu masuk udara, Bandara Ngurah Rai mengalami penurunan paling signifikan, yakni 32 persen secara month to month (m-to-m). Sementara itu di laut, Tanjung Uban mengalami penurunan hingga 55,9 persen. Sedangkan di darat penurunan terbesar terjadi di Jayapura turun hingga 44,07 persen (m-to-m).

Target Wisatawan Mancanegara 2020 Hanya 17 Juta

Asisten Deputi Investasi Pariwisata Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Hengky Manurung mengatakan jika target wisman pada 2020 hanya sebesar 17 juta. Angka tersebut dinilai cukup moderat jika berkaca pada capaian 2019 lalu.

“Saya pribadi bilang mungkin 17 juta orang wisman dulu. Jadi, kami bilang moderat saja dari pada bilang targetnya 20 juta wisman. Kami bicara 17 juta orang karena 2019 mungkin hanya bisa tercapai sekitar 16,4 juta orang wisman,” tutur dia.

Sumber : idntimes.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *