Prediksi Pengusaha, Angkutan Penumpang Normal di Akhir Tahun

Prediksi Pengusaha, Angkutan Penumpang Normal di Akhir Tahun

Angkutan Penumpang Normal di Akhir Tahun

Angkutan Penumpang Normal di Akhir TahunPengusaha bus memprediksi transportasi penumpang dan pariwisata baru akan pulih di akhir tahun, atau menunggu situasi kembali kondusif usai terdampak Virus Corona.

Baca juga : Pemerintah Serahkan Rumah Khusus untuk 40 Keluarga Manokwari Selatan

“Kami masih melihat perkembangan wabah dari berbagai daerah, misalnya DKI Jakarta itu makin ketat. Mungkin setidaknya akhir tahun baru mulai beroperasi (dengan normal),” ujar Business Development PT Safari Dharmasakti Marissa Leviani saat dihubungi, Minggu (31/5/2020).

Saat ini, banyak perusahaan bus yang mengalihkan diri dari angkutan idn poker versi terbaru penumpang ke angkutan logistik. Ini mendorong peningkatan okupansi hingga 20 persen sejak angkutan penumpang beralih fungsi menjadi angkutan logistik.

Ini menjadi kabar baik bagi bisnis oto bus yang mulai mengalami mati suri imbas pandemi Corona yang tak kunjung usai. Pengiriman barang yang dilayani oleh bus didominasi oleh kebutuhan pokok dan pangan.

“Ada peningkatan dari beberapa waktu kemarin okupansinya, naik 20 persen,” ujar dia.

Namun begitu, tidak semua perusahaan bus mengalihfungsikan armadanya karena percaya pangsa pasar angkutan penumpang masih tinggi di tengah pandemi.

Protokol Kesehatan

Terkait persiapan New Normal, Marissa memastikan penyusunan protokol yang lebih ketat sesuai dengan anjuran Kementerian Kesehatan.

Nantinya, seluruh armada akan didisinfeksi secara berkala serta kesehatan awak bus akan diperhatikan. Mulai dari pemeriksaan suhu tubuh hingga penggunaan masker dan sarung tangan saat bekerja.

Jadi Angkutan Logistik, Okupansi Bus Naik 20 Persen

Perusahaan bus mengalami peningkatan okupansi hingga 20 persen sejak angkutan penumpang beralih fungsi menjadi angkutan logistik.

Kabar baik ini menjadi angin segar bagi bisnis oto bus yang mulai mengalami mati suri imbas pandemi Corona yang tak kunjung usai.

Business Development PT Safari Dharmasakti Marissa Leviani menyatakan, pengiriman barang yang dilayani oleh bus didominasi oleh kebutuhan pokok dan pangan.

“Ada peningkatan dari beberapa waktu kemarin okupansinya, naik 20 persen,” ujar Marissa saat dihubungi, Minggu (31/5/2020).

Namun begitu, tidak semua perusahaan bus mengalihfungsikan armadanya karena percaya pangsa pasar angkutan penumpang masih tinggi di tengah pandemi.

Marissa bilang, jasa transportasi penumpang dan pariwisata mungkin akan pulih akhir tahun atau menunggu situasi pandemi kembali kondusif.

“Kami masih melihat perkembangan wabah dari berbagai daerah, misalnya DKI Jakarta itu makin ketat. Mungkin setidaknya akhir tahun baru mulai beroperasi (dengan normal),” jelas Marissa.

New Normal

Terkait persiapan New Normal, Marissa memastikan penyusunan protokol yang lebih ketat sesuai dengan anjuran Kementerian Kesehatan.

Nantinya, seluruh armada akan didisinfeksi secara berkala serta kesehatan awak bus akan diperhatikan mulai dari pemeriksaan suhu tubuh hingga penggunaan masker dan sarung tangan saat bekerja.

Sumber : liputan6.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *