Ahok dan Erick Thohir Bertemu

Ahok dan Erick Thohir Bertemu

Ahok dan Erick Thohir Bertemu

Ahok dan Erick Thohir Bertemu, – Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok melakukan pertemuan dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir pada Kamis. Pertemuan dilakukan usai Ahok membongkar aib direksi Pertamina ke publik.

“Tadi habis bertemu dengan Menteri BUMN. Kritik dan saran yang saya sampaikan, diterima dengan baik oleh Pak Erick,” tulis Ahok dalam postingannya, Kamis.

Ahok berkomitmen jaga pesan Erick Thohir

Ahok tidak mendetailkan kritik dan saran yang disampaikannya kepada Erick. Namun, mantan Gubernur DKI Jakarta itu berkomitmen untuk menjaga pesan Erick yang disampaikan kepadanya.

“Saya juga akan menjaga pesan Pak Erick, untuk menjaga solidaritas dan team work dan terus melakukan transformasi BUMN,” ucap dia.

Ahok bongkar borok Pertamina

Diberitakan sebelumnya oleh http://utowndc.com, Ahok mengungkapkan sejumlah fakta di Pertamina. Menurutnya, selama ini beberapa direksi sering melobi menteri untuk ‘bermain’ aman.

“Dia ganti direktur pun bisa tanpa kasih tahu saya, sempat marah-marah juga. Direksi-direksi gitu, semua lobinya ke menteri,” kata Ahok seperti dikutip melalui video yang diunggah POIN, Selasa, 15 September 2020.

Siapa direksi yang dimaksud dan menteri siapa saja yang dilobi oleh jajaran direksi di Pertamina, Ahok enggan berkomentar.

Perlu diketahui bahwa selain Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Pertamina yang aktif di sektor hulu dan hilir industri minyak dan gas ini juga sering mendapat mandat dari Kementerian Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM).

“No comment,” kata Ahok, Selasa.

Tak hanya itu, menurut Ahok juga banyak komisaris yang merupakan titipan dari kementerian-kementerian.

Ahok juga usulkan BUMN dibubarkan

Ahok juga menuturkan bahwa Kementerian BUMN seharusnya dibubarkan dan digantikan dengan pembentukan superholding seperti yang dilakukan pemerintah Singapura melalui Temasek.

Dia berkata setelah dibentuk menjadi superholding, Kementerian BUMN sebaiknya diberi nama Indonesia in Corporation.

“Kita harus membangun semacam Temasek, Indonesia Corporation,” tuturnya.

***

Sebelumnya, Ahok secara blak-blakan mengungkap isu terjadi di direksi Pertamina. Dia menyinggung lobi-lobi jabatan direksi, gaji direksi, hingga utang Pertamina.